twitter
rss

Seperti yang kita ketahui bahwa di setiap Sekolah pasti ada siswa yang disiplin dan ada yang tidak. Di SMASTRA siswa-siswinya yang kurang disiplin akan dimasukkan ke dalam golongan siswa pembinaan. Hidup siswa pembinaan di SMASTRA sangat sulit, karena setiap hari siswa pembinaan harus datang pagi untuk meminta tanda tangan dari guru kesiswaan, demikian pula saat pulangnya. Setiap hari nsiswa pembinaan diberi tugas, tugas tersebut harus dikumpulkan pada jangka waktu tertentu. Jika pada waktu 3 bulan siswa pembinaan itu sifatnya belum berubah, maka waktunya menjadi siswa pembinaan akan ditambah menjadi 6 bulan, dan jika dalam waktu 6 bulan sifatnya belum berubah juga maka siswa pembinaan tersebut akan dikembalikan ke kelas sebelumnya (turun tingkatan kelasnya) atau lebih buruknya siswa pembinaan tersebut akan dikembalikan ke Orang Tuanya.

Biasanya seiswa saat jam pelajaran setelah istirahat akan merasa jenuh untuk menerima pelajaran. Hal ini disebabkan karena siswa pikirannya teralih dari pelajaran setelah istirahat dan pikirannya terfokus untuk ingin pulang. Dalam hal ini bapak/ibu dewan guru di SMASTRA mamiliki cara sendiri untuk merefreshing pikiran siswa-siswinya.
Diantaranya : - Siswa di ajak untuk melakukan senam otak.
                     - Melakukan game-game.
                     - Melakukan tebak-tebakan dan yang berhasil menjawab akan diberi hadiah
                     - Dan ada juga guru yang mengajak bercanda disela-sela beliau memberikan materi pelajaran
Jadi, siswa tidak harus selalu diberikan materi dan disuruh mengerjakan soal-soal, ada saatnya siswa butuh direfreshing otaknya. Hal tersebut dilakukan agar siswa betah untuk belajar di Sekolah. Di SMASTRA jika seorang guru melihat ada siswa-siswinya yang jenuh, guru tersebut akan salah satu dari yang saya tuliskan di atas bahkan bisa saja guru tersebut melakukan semuanya. Agar di dalam kelas tercipta suasana yang enak untuk belajar bagi guru maupun bagi siswa-siswinya.

Di SMASTRA bagi siswa yang tidak masuk sekolah harus membuat surat ijin. Jika siswa tidak masuk selama 3 hari berturut-turut, siswa tersebut harus mengirimkan surat dokter, jika tidak siswa itu akan dianggap tidak masuk tanpa keterangan (Alpha). Jika seorang siswa Alphanya di atas 8, siswa tersebut pada saat kenaikan kelas akan di naikkan tepati naik dengan bersyarat atau siswa tersebut akan di haruskan pindah jika tidak siswa tersebut tidak akan di naikkan.
Siswa yang tidak masuk tanpa keterangan (Alpha) orang tuanya akan di hubungi oleh sekolah. Tiap hari ada guru yang berkeliling di jalan untuk mencari apabila ada siswa dari SMASTRA yang membolos. Di SMASTRA ada buku TATIBSI (Tata Tertib Siswa) yang di gunakan sebagai pedoman bagi seorang siswa, mencatat poin-poin kesalahan siswa, sebagai ijin untuk meninggalkan sekolahan bila ada urusan yang mendesak. Tak jarang juga SMASTRA melakukan pemeriksaan di kelas, pada tas siswa, dan pada kendaraan siswa. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah ada siswa yang membawa handphone tanpa ijin. Oleh karena itu SMASTRA merupakan SMA Swasta yang paling ketat di kawasan Prigen.

Seperti yang kita ketahui, di SMA jarang ada OJT atau Magang. Tetapi di SMASTRA terdapat OJT, seperti yang ada di SMK. Dalam hal ini SMASTRA bekerjasama dengan hotel-hotel yang ada di daerah Tretes, contohnya : Hotel Surya, Hotel Royal Senyur, Hotel Tretes Raya, Inna Tretes, dan Royal Tretes View. OJT atau Magang diadakan untuk melatih dan menambah pengalaman bagi seorang siswa dalam hal pekerjaan, agar pada saat lulus nanti siswa sudah memiliki pengalaman kerja, dan memudahkan siswa untuk mendapatkan pekerjaan di saat dia telah lulus.
Tidak sembarang siswa dapat Magang, siswa harus mendaftarkan diri dan harus mengikuti pelatihan kerja sebelum akhirnya siswa tersebut di kirim ke hotel untuk Magang. Jumlah siswa yang Magang pun di batasi, sehingga siswa harus berkompetisi untuk mendapatkan tempat dan kepercayaan dari Sekolah untuk Magang. Pada saat Magang, siswa pun tetap harus belajar agar tidak tertinggal dengan teman-temannya yang lain.
Suasana saat Magang di hotel sangat berbeda dengan di Sekolah. Siswa yang Magang dituntut untuk lebih disiplin, kompeten, dan cekatan. Jika hal tersebut tidak dimiliki oleh seorang siswa yang Magang, maka ia akan mendapat teguran dari Hotel. Bahkan apabila siswa tersebut sering melakukan kesalahan saat magang, Hotel tidak segan-segan untuk memberikan sanksi yang berat, bahkan Hotel tidak akan segan-segan untuk mengembalikan siswa tersebut ke Sekolahnya. Jadi, disiplin harus selalu kita terapkan, karena disiplin itu selalu dibutuhkan dalam melakukan segala hal.

SMASTRA memberikan beasiswa kepada siswa-siswinya yang menjadi juara 1,2, dan 3 dalam setiap tingkatan kelas. Untuk juara 1 dalam tiap tingkatan kelas SMASTRA memberikan 1 tahun gratis SPP, untuk yang juara 2 SMASTRA memberikan 6 bulan gratis SPP, dan untuk yang juara 3 SMASTRA memberikan 3 bulan gratis SPP.
Tahun ini SMASTRA memberikan diskon SPP karena Kepala Sekolah dan guru-guru lainnya sangat puas dengan hasil kerja mereka. Di SMASTRA juga menyediakan fasilitas untuk siswa-siswinya yang ingin mengembangkan bakat dan kemampuannya. Seperti anggota KIR,mereka mendapatkan fasilitas untuk membuat mading yaitu alat-alat beserta bahan-bahannya.
Bagi siswa-siswi yang banyak berprestasi di SMASTRA akan di bantu untuk mencari pekerjaan yang layak, untuk siswa-siswi yang tidak berprestasi di SMASTRA tetap akan di bantu untuk mencari pekerjaan, tapi ya tetap saja pekerjaan-pekerjaan yang benar-benar bagus akan di berikan pada siswa-siswinya yang berprestasi.
Hidup ini tidak mudah, makanya kita harus selalu berusaha untuk mendapatkan yang terbaik untuk diri kita sendiri. Dengan selalu berprestasi, kita dengan sendirinya akan mendapatkan sesuatu yang baik untuk diri kita. makanya mulai dari sekarang kita harus belajar dengan sungguh-sungguh agar kita bisa mendapatkan yang terbaik untuk diri kita. Tetapi bukan hanya belajar saja yang harus kita lakukan, kita juga harus rajin beribadah, dan berdoa agar kita bisa mendapatkan hal yang terbaik dengan jalan dari ALLAH S.W.T.

Pendidikan adalah suatu hal yang tidak asing bagi kita, karena lewat pendidikan kita bisa mendapat banyak sekali pengetahuan. Oleh karena itu pendidikan sangatlah pending bagi kita. Jadi apabila kita bisa (mampu) untuk melanjutkan ke jenjang yang lebuh tinggi, kita tidak boleh menyianyiakannya. Karena hidup ini keras, kalau pendidikan kita rendah kita akan tertinggal dan akan di remehkan oleh orang lain. Maka dari itu kita harus berusaha untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya, agar kita bisa menjadi orang yang berhasil di kemudian hari. Lihatlah orang-orang sukses di luar sana, pasti orang-orang sukses itu pendidikannya sangat tinggi. Kita tidak boleh kalah dengan mereka, karena di dunia ini semuanya dapat terjadi. Kita harus berusaha dengan keras agar semua keinginan kita dapat terwujud. untuk mewujudkan semua yang kita inginkan kita perlu berusaha dan berdoa, dalam berusaha kita harus memiliki ilmu yang mendukung keberhasilan yang kita inginkan dan untuk memiliki ilmu yang mendukung keberhasilan kita maka kita harus mendapatkan mutu pendidikan yang bagus.
Bagaimanakan mutu pendidikan yang bagus?
Mutu pendidikan yang bagus adalah pendidikan yang memberikan kita ilmu bermanfaat bagi kehidupan kita dan mampu membawa kita pada kebaikan.
Untuk mendapatkan mutu pendidikan yang bagus maka kita harus memilih tempat dan pembimbing yang bermutu untuk mendukung keberhasilan kita dalam pendidikan

Di SMASTRA  terdapat bimbingan belajar menuju olimpiade, mata pelajaran yang di ikutkan yaitu ; Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, dan Astronomi. Saya termasuk yang mengikuti bimbingan Matematika, dan saya pernah mengikuti olimpiade di UNISMA (Universitas Islam Malang) bersama teman saya yang namanya yusuf, itu semua berkat kesungguhan kami dan bimbingan dari Bu Liliz Retnowati dan Bu Cahyananingsih. Selain itu teman saya juga ada yang mengikuti olimpiade Biologi berkat rajin belajar, dan mendapat bimbingan dari Bu Dian Saraswati.
Di SMASTRA juga terdapat JC (Japanase Club) yang di bina oleh Sensei Elsa Pischelyana (Guru bahasa Jepang) di club ini mengajarkan tentang bagaimana cara hidup orang Jepang dan Bahasanya juga tentunya. Berkat beliau siswa-siswi di SMASTRA dapat mengenal bahasa Jepang dan mengetahui kebudayaannya.
SMASTRA juga akan menyalurkan berbagai bakat yang di miliki oleh murid-muridnya, itu pun jika yang bersangkutan ingin bakatnya di salurkan dan di dukung. OJT (On The Job Training) sebagai contohnya.
Jadi di SMASTRA bakat dan kemampuan muridnya akan selalu di dukung asalkan bakat dan kemampuan itu dapat berguna bagi orang banyak dan tentunya jika murid yang bersangkutan mau di dukung dan mau untuk berusaha lebih keras agar bakat dan kemampuannya dapat berkembang

Meebo Bar